lisan yang terarabkan

Lisan yang menjadi arab,

Sungguh harus menjadi kebanggaan dan cita, saat al qur’an kitab suci kita diturunkan Allah swt dalam bahasa arab.

Allah bangga mensifati Al Qur’an dengan arab, redaksi “qur’aanaan ‘arabiyyan”
Maka betapa indahnya jika dapat memahami bahasa yang Allah pilih ini.

Jadi mimpi besarnya tentang al qur’an dan kepahamannya, dimulai dengan target utama anak, dan bisa juga dipakai remaja dan dewasa.
Mimpi ini akan diuraikan dalam dua kerja besar bidang penerbitan,
Pertama : menerbitkan buku-buku motivasional, pola pemikiran, dan wawasan… Misal buku komik ulumul qur’an yang diterbitkan tiga ananda (tiga serangkai)

Kedua : menerbitkan buku teknis dan sumber belajar…
Rencana nya untuk tipe buku ini ada 38 buku, yaitu :
6 buku buat belajar dari nol sampai siap belajar bahasa arab dan siap tahsin. Terima kasih untuk kyai as’ad human dengan ide iqra nya. Konsep buku nya mengadopsi iqra, tambahannya adalah 6 buku ini mecoba mengajak agar memahami apa yang dibaca, ia mirip kamus bergambar, asyik deh pokoknya, insyaallah.
Penerbit tiga ananda (tiga serangkai) siap meluncurkan bulan agustus

2 buku untuk latihan tahsin. Jadi buku ini menyebut sedikit teori tahsin (makhraj dan tajwid)… Tapi intinya ini buku isinya ayat-ayat al qur’an yang dikelompokkan berdasar tingkat kesulitan dan pembagian bab dalam pelajaran tahsin

30 buku untuk belajar bahasa arab,
30 buku ini adalah buku cerita bergambar, terdiri atas 10 tingkat dengan 3 kawan paralel di setiap tingkatnya,
Maksudnya bakal ada jilid 1a, 1b, 1c.
2a, 2b, 2c hingga 10a, 10b, 10c

Semoga Allah menghadirkan surga buat mam fifi, konseptor, founder dan ruler Jakarta Islamic School yang mengenalkan ke peter and jane… Konsep yang kemudian di adopsi…
Kesulitan utama dalam hal membuat seperti buku peter and jane untuk bahasa arab adalah

pertama, tentang tujuan pembelajaran,ini akan terkait kalimat yang dipilih untuk dikenalkan.
Kedua, pembagian level kata ganti,
Ketiga, pembagian level nahwu dan sharaf, dan
Keempat, keindahan bahasa

Kesulitan berikutnya adalah tentang tema cerita yang menarik sesuai dengan kata yang ingin dikenalkan
Dan masalah berikutnya tentang proses ilustrasi.

Masalah-masalah lambat laut teratasi (lambat laun, maksudnya telat… Hiks)

30 judul buku itu, judul-judulnya bakal begini :
1 : (a) bermain tanah, (b) mandi cahaya, (c) kembang api di malam rembulan.
2 : (a) tamasya ke sungai, (b) berlayar di lautan, (c) memecah air
3 : (a) ulang tahun mama, (b) senyum untuk papa, (c) pecahnya piala kaca
4 : (a) teka-teki gulungan coklat, (b) mama yang lembut kali ini marah, (c) kaki papa yang bengkak
5 : (a) crayon ajaib, (b) kapur bicara, (c) tinta penyihir
6 : (a) membuat kliping perang, (b) cinta perdamaian, (c) tetangga kami bu Maria
7 : (a) gadis cantik di hati az zubair, (b) nyanyian sa’da, (c) pesta meriah
8 : (a) mesin waktu, (b) aku mau sepotong roti, (c) pengemis yang menghilang
9 : (a) rahasia kakek umar, (b) terminal malaikat, (c) janji kami
10 : (a) batu terkutuk, (b) meneropong matahari, (c) robot perkasa

Cerita-cerita ini isi penceritaannya dibimbing 2buku imam baihaqy : syu’ab al iman dan fadhail al awqaat, plus tanbih al ghafilin nya imam as samarqandy

Klo kosakata yang diajarkannya adalah 1544 kata (klo ga salah itung)
Yang dicantumkan dalam mufradaat al qur’an karya imam ar raghib al ashfahani…

Klo pembagian level kata ganti, nahwu dan sharaf, insyaallah semoga mudah-mudahan bener-bener sesuai dengan karakter linguistik orang indonesia, jadi grammar arab yg diajarkan dengan memahami psikologis “kebahasaan” kita.
Tentang ini, terimakasih buat asatidzahku di stiu di alhikmah pada pelajaran nahwu dan sharaf, ustafz rasyid bakhbazy, ustaz mas’ud dan ustadz djadjat… Terima kasih juga buat syaikh khoory yg bangun ma’had al imarat di bandung, hingga bisa mengajarkan nahwu yg memperkokoh pemahaman.

Meramu semua itu menjadi suatu pekerjaan ilmiah dengan artwork yang menarik adalah pekerjaan yang semoga Allah mencatatnya sebagai amalan shalih,

Terima kasih buat penerbit tiga serangkai yang sangat sabar, dengan seseorang “telatan” seperti aku….

Aku itu ya udah telat paham, telat nikah, telat mengerjakan, telat deh hehe …Astaghfirullah…

Semoga penerbit tiga serangkai, pendirinya, dan seluruh pasukan pegiat bukunya, semoga senantiasa berjaya, menghadirkan jalan pencerahan bagi bangsa … Amal ibadah yang diterima Allah….

Semua ini, adalah saat Allah mengkaruniakan waktu enam tahun mengenal jalan bangka 3a pela mampang, jakarta selatan
Saat-saat nan indah menimba ilmu dari para pemangku dakwah mulia,
Ohh dirasat al hikmah tercinta…
Semoga menjadi kuliahan yang semakin besar, menjadi mercu suar ilmu… Ustadz Bukhary support untuk bikin paska sarjananya, dengan pengantar bahasa arab ^_^

Bismillahiirahmaanirrahim
Allahumma shalli ‘alaa muhammad wa ‘alaa aali muhammad
Do’aku memohon kebaikan pada Allah dari apa yang aku kerjakan,
Dan berlindung pada Allah dari keburukan apa yang aku kerjakan

Advertisements

Suara Keras? Teriak-teriak boleh ga sih?

Suara keras ? Teriak-teriak? Boleh ga sih?

Zaman dahulu kala, saat nabi Muhammad masih hidup, ada seorang sahabatnya yang bernama Tsabit bin Qais.
Tsabit Bin Qais suaranya sangat keras saat berbicara, diantara penyebabnya adalah pendengarannya yang memang tidak terlalu baik. Dia bersuara keras supaya orang juga berbicara keras seperti dia.
Tsabit bin Qais orangnya sangat pemalu dan takut berbuat kesalahan, ia selalu berhati-hati dalam melakukan segala sesuatu.
Suatu harim, Rasulullah menyampaikan bahwa Allah baru saja menyampaikan suatu ayat : “wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengeraskan suara diatas suara Rasulullah”
Mendengar ayat ini, Tsabit sangat ketakutan dan menangis sejadi-jadinya, ia ketakutan dan yakin bahwa ayat ini turun karena menegurnya
Saat Tsabit menangis, lewat seorang kawan dekat Tsabit bernama Áshim bin Ády bin Ajalan, ia bertanya penyebab tangisan Tsabit, Tsabitpun bercerita padanya.
Áshim lalu mengabarkan pada Rasulullah tentang Tsabit yang menjadi risau dan gelisah dengan turunnya ayat ini.
Rasulullah lalu memanggil Tsabit, Rasulullah berkata padanya : ” Apakah kamu tidak ridha bahwa engkau menjadi orang yang hidupnya terpuji, dan engkau terbunuh syahid, dan engkau dimasukkan kedalam surga”
Tsabit lalu menjawab : “sungguh aku ridha, aku tidak akan pernah mengeraskan suaraku lagi”

Masyaallah, kisah yang sederhana, tetapi menggambarkan sesuatu yang sangat besar, bahwa kemampuan mengatur nada dan volume berbicara terkait dengan keimanan.
Seseorang yang hidup dalam keadaan terpuji akan memiliki nada bicara yang baik dengan volume terkontrol.
Demikian pula sifat para syuhada yang memiliki hak dimasukkan kedalam surga adalah orang-orang yang nada bicaranya baik dengan volume terkontrol

Kisah yang mengetuk hati
Beriman, keimanan

Orang Paling Jahat

albaqarah_114

dan siapakah yang lebih jahat dibandingkan orang yang menghalanghalangi beribadah pada Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkan mesjid? mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalam mesjid, kecuali dengan rasa takut kepada Allah. mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.

 Mesjid

QS 2 : 114

 

Asyik kan kalau kita bisa tentram beribadah di mesjid, nah kalau gak ada mesjid?

Pada tahun-tahun awal Rasulullah berdakwah, kaum Muslimin tidak dapat melaksanakan ibadah di Mesjidil Haram. Orang-orang yang tidak beriman melarang dan mencegah mereka beribadah di mesjidil haram. Para sahabat Rasulullah jika mau shalat pergi bersembunyi ke bukit-bukit.

Rasulullah sangat ingin shalat di mesjidil haram, karena merupakan rumah ibadah pertama di muka bumi. Mesjidil Haram dibangun atas perintah Allah. Kerinduan shalat di mesjidil haram membuat Rasulullah nekad shalat di Mesjidil Haram meski mendapat gangguan dan ancaman. Rasulullah juga sering dihalang-halangi melakukan shalat disana.

Melihat fenomena ini Allah menurunkan QS 2:114 yang menegaskan bahwa orang yang paling jahat adalah mereka yang melarang terlaksananya ibadah. Dalam surat tersebut Allah mencontohkan peristiwa masalalu saat terjadi penghancuran rumah ibadah dan pengusiran.

Orang-orang jahat yang dimaksud ayat tersebut diantaranya Nebukadnezzar yang melarang orang-orang Yahudi beribadah dan mengusir kaum Yahudi dari palestina,  Sebagaimana Kaisar Romawi Titus yang melakukan hal yang sama seperti Nebukadnezzar, Mereka melarang terselenggaranya ibadah di tempat-tempat ibadah

Cerita Anak – Gunung Emas

albaqarah_108

Apakah kamu menghendaki untuk meminta kepada Rasul kamu seperti Bani Israil meminta kepada Musa pada jaman dahulu? dan Barangsiapa yang menukar iman dengan kekafiran, Maka sungguh orang itu telah sesat dari jalan yang lurus.

Gunung Emas

QS 2 : 108

Penulis : Tutik Hasanah

Pengen Gak melihat keajaiban? melihat hal-hal magic?

Rasulullah menyampaikan pada kaum Quraisy di Mekkah, bahwa Allah telah menjadikannya utusan Allah.

Orang-orang Mekkah saat itu tahu kalau Allah yang menciptakan semesta alam. Tapi mereka banyak yang tidak mempercayai kalau Allah memilih seorang manusia menjadi utusanNya.

Diantara mereka ada yang berpendapat andaisaja Muhammad benar-benar utusan Allah, sudah tentu banyak keajaiban yang datang bersamanya. Salah satu diantara mereka bernama Abdullah bin Abi Umayyah.

Abdullah bin Abi Umayyah masih kerabat Abu Jahal lho!

Abu jahal itu orang yang paling jahat sama nabi Muhammad.

Abdullah bin Abi Umayyah mengajukan banyak permintaan keajaiban pada Rasulullah, pertama-tama ia meminta agar gunung Shafa dijadikan gunung emas. Kemudian ia meminta agar tanah Mekkah diperluas dan dipancarkan sungai-sungai disekeliling Mekkah.

Tak berselang lama ia meminta agar diturunkan ayat al Qur’an yang isinya : “Dari Tuhan Semesta Alam kepada Ibnu Abi Umayyah, ketahuilah sesungguhnya aku telah mengutus Muhammad kepada manusia”

Abdullah bin Abi Umayyah ini, merasa orang penting banget sih ??????

Permintaan-permintaan yang dijawab Allah dengan turunnya QS 2: 108, yang menjelaskan bahwa adanya keajaiban atau hal-hal magic bukan penyebab utama adanya rasa percaya kalau Muhammad seorang nabi, seorang utusan Allah.

Jangan Memusuhi Jibril seperti orang Yahudi

kisah asbab 2
kisah asbab 2

 

97. Katakanlah: “Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, Maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.

98. barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, Maka Sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.

 

 

Jibril

QS 2 : 97-98

 Malaikat Jibril, udah pada tahu tugasnya kan?

Dikisahkan seorang bani Israil dari tanah Faddak bernama Abdullah bin Shuriya mengadakan adu argumentasi dengan Rasulullah.

Abdullah bin Shuriya bertanya pada nabi Muhammad “siapakah malaikat yang datang menyampaikan wahyu padamu?”

Nabi Muhammad menjawab : “Jibril, dan tidaklah seorang nabi diutus kecuali Jibril menjadi penolongnya”

Abdullah bin Shuriya berkata : “Jibril adalah musuh kami, jika saja yang datang padamu Mikail, maka kami akan beriman. Mikail adalah sahabat kami, datang dengan rizqi dan perdamaian. Sedangkan Jibril datang dengan siksa dan membiarkan kedzaliman terjadi pada kami. Jibril diperintah untuk menurunkan kenabian ditengah-tengah kami, ia malah menjadikan kenabian turun bukan pada kaum kami.”

Umar bin Khaththab sahabat Rasulu,  membalas perkataan orang Yahudi dengan berkata : “Jibril dan Mikail bekerja sesuai dengan perintah Allah”

Allah menjawab apa yang dikatakan Abdullah bin Shuriya dengan menurunkan QS 2 : 97-98. Dalam surat ini Allah menegaskan bahwa kenabian pada nabi Muhammad turun atas izin Allah, dan siapa yang menyatakan diri sebagai musuh jibril maka ia adalah musuh Allah dan RasulNya.