4 April 2015, Rembulan kan menatap Sang Pencipta Semesta : Gerhana (إن شاء الله)

Dia masih sangat kecil, ya sangat kecil, tapi daya ingatnya luar biasa

Dalam usia belia, rentang 7-9 tahun, berhasil menghafal apa yang Rasulullah katakan

berhasil mengingat dan menceritakan kembali apa yang dilihatnya dari Rasulullah di rentang usia belia

105 Hadits diriwayatkan olehnya didalam musnad Imam Ahmad

pemuda belia itu, An Nu’man Bin Basyir, bayi pertama yang terlahir dari kalangan Anshar setelah hijrah Rasulullah.

Satu Hadits membuka spektrum pemahaman spektakuler, tentang gerhana,

ketika An Nu’man berkata :

انْكَسَفَتِ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَخَرَجَ فَكَانَ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ وَيَسْأَلُ، وَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ وَيَسْأَلُ، حَتَّى انْجَلَتْ، فَقَالَ: ” إِنَّ رِجَالًا يَزْعُمُونَ أَنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ إِذَا انْكَسَفَ وَاحِدٌ مِنْهُمَا، فَإِنَّمَا يَنْكَسِفُ لِمَوْتِ عَظِيمٍ مِنَ الْعُظَمَاءِ، وَلَيْسَ كَذَلِكَ، وَلَكِنَّهُمَا خَلْقَانِ مِنْ خَلْقِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، فَإِذَا تَجَلَّى الله عَزَّ وَجَلَّ لِشَيْءٍ مِنْ خَلْقِهِ خَشَعَ لَهُ

Matahari mengalami gerhana di zaman Rasulullah _salam sejahtera baginya_ Rasulullah keluar dari rumahnya dan shalat dua raka’at, kemudian meminta kepada Allah, kemudian Shalat dua raka’at dan meminta kepada Allah, demikian yang dilakukannya hingga matahari kembali bersinar, kemudian Rasulullah berkata : sesungguhnya orang-orang ada yang berkata bahwa matahari dan rembulan mengalami gerhana jika ada orang yang diagungkan meninggal, sesungguhnya perkataan itu tidak benar.  Yang benar adalah bahwa matahari dan rembulan, keduanya ciptaan Allah yang Maha Tinggi Maha Agung, Maka jika Allah menampakkan Dzatnya pada sesuatu dari makhluqNya, makhluqNya akan tersungkur khusyu’ bersujud padaNya

Hadits tersebut terdapat di Musnad Imam Ahmad, Musnad Kufiyyin, no 18365

Hadits yang membuat jiwa terguncang, bergejolak, rasa takut berpadu rasa rindu

Ketika rembulan atau matahari, melihat keindahan penciptanya,

mereka tak sanggup menegakkan wajahnya,

maka mereka tersungkur kaku

dalam sujud mengagungkan Allah

oh suatu hadits indah dari seorang yang menjumpai Rasulullah di usia kanak-kanak

Fenomena alam, yang ilmu pengetahuan modern hanya mampu menjelaskan, bahwa gerhana terjadi saat bumi, matahari dan rembulan berada pada satu garis lurus

An Nu’man Bin Basyir menghadirkan sesuatu yang spektakuler dari sisi agama

berbeda dengan mitos-mitos pada berbagai budaya

dari hadits ini, kita bisa melihat bahwa dalam Islam

Gerhana terjadi karena Allah sedang menampakkan Dzatnya pada matahari atau pada rembulan,

Betapa nikmatnya, ketika kita mengetahui dengan pasti, saat keberadaan Allah disekitar bulan atau matahari

selang waktunya,

dan diselang waktu itu

kita bersujud pada Allah, berdzikir, berdo’a

dan kemudian setelah selesai gerhana  bersedekah

Tanggal 4 April 2015, ada gerhana bulan total (إن شاء الله), yang waktunya relatif panjang,

dari jam 17. 15 – 20.45

dan gerhana bulan totalnya dari jam 18.54-19.06

ohhh betapa indahnya shalat 12 menit, lalu meminta sebanyak-banyaknya kepada Allah, permintaan yang berkualitas

One thought on “4 April 2015, Rembulan kan menatap Sang Pencipta Semesta : Gerhana (إن شاء الله)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s