Orang Paling Jahat

albaqarah_114

dan siapakah yang lebih jahat dibandingkan orang yang menghalanghalangi beribadah pada Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkan mesjid? mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalam mesjid, kecuali dengan rasa takut kepada Allah. mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.

 Mesjid

QS 2 : 114

 

Asyik kan kalau kita bisa tentram beribadah di mesjid, nah kalau gak ada mesjid?

Pada tahun-tahun awal Rasulullah berdakwah, kaum Muslimin tidak dapat melaksanakan ibadah di Mesjidil Haram. Orang-orang yang tidak beriman melarang dan mencegah mereka beribadah di mesjidil haram. Para sahabat Rasulullah jika mau shalat pergi bersembunyi ke bukit-bukit.

Rasulullah sangat ingin shalat di mesjidil haram, karena merupakan rumah ibadah pertama di muka bumi. Mesjidil Haram dibangun atas perintah Allah. Kerinduan shalat di mesjidil haram membuat Rasulullah nekad shalat di Mesjidil Haram meski mendapat gangguan dan ancaman. Rasulullah juga sering dihalang-halangi melakukan shalat disana.

Melihat fenomena ini Allah menurunkan QS 2:114 yang menegaskan bahwa orang yang paling jahat adalah mereka yang melarang terlaksananya ibadah. Dalam surat tersebut Allah mencontohkan peristiwa masalalu saat terjadi penghancuran rumah ibadah dan pengusiran.

Orang-orang jahat yang dimaksud ayat tersebut diantaranya Nebukadnezzar yang melarang orang-orang Yahudi beribadah dan mengusir kaum Yahudi dari palestina,  Sebagaimana Kaisar Romawi Titus yang melakukan hal yang sama seperti Nebukadnezzar, Mereka melarang terselenggaranya ibadah di tempat-tempat ibadah

Cerita Anak – Gunung Emas

albaqarah_108

Apakah kamu menghendaki untuk meminta kepada Rasul kamu seperti Bani Israil meminta kepada Musa pada jaman dahulu? dan Barangsiapa yang menukar iman dengan kekafiran, Maka sungguh orang itu telah sesat dari jalan yang lurus.

Gunung Emas

QS 2 : 108

Penulis : Tutik Hasanah

Pengen Gak melihat keajaiban? melihat hal-hal magic?

Rasulullah menyampaikan pada kaum Quraisy di Mekkah, bahwa Allah telah menjadikannya utusan Allah.

Orang-orang Mekkah saat itu tahu kalau Allah yang menciptakan semesta alam. Tapi mereka banyak yang tidak mempercayai kalau Allah memilih seorang manusia menjadi utusanNya.

Diantara mereka ada yang berpendapat andaisaja Muhammad benar-benar utusan Allah, sudah tentu banyak keajaiban yang datang bersamanya. Salah satu diantara mereka bernama Abdullah bin Abi Umayyah.

Abdullah bin Abi Umayyah masih kerabat Abu Jahal lho!

Abu jahal itu orang yang paling jahat sama nabi Muhammad.

Abdullah bin Abi Umayyah mengajukan banyak permintaan keajaiban pada Rasulullah, pertama-tama ia meminta agar gunung Shafa dijadikan gunung emas. Kemudian ia meminta agar tanah Mekkah diperluas dan dipancarkan sungai-sungai disekeliling Mekkah.

Tak berselang lama ia meminta agar diturunkan ayat al Qur’an yang isinya : “Dari Tuhan Semesta Alam kepada Ibnu Abi Umayyah, ketahuilah sesungguhnya aku telah mengutus Muhammad kepada manusia”

Abdullah bin Abi Umayyah ini, merasa orang penting banget sih ??????

Permintaan-permintaan yang dijawab Allah dengan turunnya QS 2: 108, yang menjelaskan bahwa adanya keajaiban atau hal-hal magic bukan penyebab utama adanya rasa percaya kalau Muhammad seorang nabi, seorang utusan Allah.

Jangan Memusuhi Jibril seperti orang Yahudi

kisah asbab 2
kisah asbab 2

 

97. Katakanlah: “Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, Maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.

98. barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, Maka Sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.

 

 

Jibril

QS 2 : 97-98

 Malaikat Jibril, udah pada tahu tugasnya kan?

Dikisahkan seorang bani Israil dari tanah Faddak bernama Abdullah bin Shuriya mengadakan adu argumentasi dengan Rasulullah.

Abdullah bin Shuriya bertanya pada nabi Muhammad “siapakah malaikat yang datang menyampaikan wahyu padamu?”

Nabi Muhammad menjawab : “Jibril, dan tidaklah seorang nabi diutus kecuali Jibril menjadi penolongnya”

Abdullah bin Shuriya berkata : “Jibril adalah musuh kami, jika saja yang datang padamu Mikail, maka kami akan beriman. Mikail adalah sahabat kami, datang dengan rizqi dan perdamaian. Sedangkan Jibril datang dengan siksa dan membiarkan kedzaliman terjadi pada kami. Jibril diperintah untuk menurunkan kenabian ditengah-tengah kami, ia malah menjadikan kenabian turun bukan pada kaum kami.”

Umar bin Khaththab sahabat Rasulu,  membalas perkataan orang Yahudi dengan berkata : “Jibril dan Mikail bekerja sesuai dengan perintah Allah”

Allah menjawab apa yang dikatakan Abdullah bin Shuriya dengan menurunkan QS 2 : 97-98. Dalam surat ini Allah menegaskan bahwa kenabian pada nabi Muhammad turun atas izin Allah, dan siapa yang menyatakan diri sebagai musuh jibril maka ia adalah musuh Allah dan RasulNya.

Jangan bersikap seperti Yahudi Khaibar

yahudi Khaibar
al baqarah ayat 89

dan setelah datang kepada mereka Al Quran dari sisi Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, dan dahulu mereka biasa meminta kemenangan atas orang-orang kafir (atas nama kebenaran nabi akhir zaman), Maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka la’nat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu. (al Baqarah : 89)

 

 

Khaibar, nama sebuah tempat di utara kota Medinah. Tempat tersebut dihuni oleh kaum Yahudi. Tanah Khaibar adalah tanah pertanian yang sangat subur.

Di arah timur laut khaibar terdapat pemukiman arab ghaththafan, dan keduanya sering terlibat peperangan.

Orang yahudi khaibar mengetahui akan datangnya nabi akhir zaman. Ilmu yang mereka peroleh dari kitab taurat. Mereka tahu bahwa nabi akhir zaman sangat disayangi Allah, maka setiap kali berperang melawan ghaththafan mereka berdo’a dengan menyebut kebenaran sang nabi akhir zaman.

Do’a yang mereka lantunkan adalah : wahai Allah, kami meminta kepadamu atas nama kebenaran nabi yang ummiy, sebagaimana engkau janjikan akan engkau utus pada kami di akhir zaman, maka dari itu tiada yang kami minta kecuali kemenangan atas mereka.

Allah mengabulkan do’a kaum Yahudi Khaibar, mereka menang atas ghaththafan.

Tatkala Rasulullah berhijrah ke Medinah, kaum Yahudi khaibar berjumpa dengan Rasulullah, mereka mendapat tanda-tanda kenabian padanya. Rasulullah mengajak mereka untuk percaya dan membenarkan bahwa Muhammad utusan tuhan.

Kaum Yahudi Khaibar tidak mau percaya dan memusuhi nabi Muhammad. Atas sikap mereka Allah menurunkan QS 2:89 mengabarkan bahwa mereka jika meminta kemenangan akan merayu Allah atas nama nabi akhir zaman, akan tetapi saat nabi Muhammad datang mereka ingkar.

Allah mengutuk kaum Yahudi atas sikap mereka, yaitu berdusta atas janji keimanan yang pernah diucapkan pada Allah.