Al Qalam – Tinta menuliskan pemahaman (1)

Ohwww,

sungguh, seharusnya yang seperti dilakukan hari ini dilakukan sejak bertahun-tahun dulu, tapi

ya memang terlalu banyak memaklumi diri jadi serba terlambat deh,

cuma untungnya,

sekarang pisau analisanya sudah lebih banyak, jadilah setiap surat dikuliti berkali-kali ^_^ ohhh hingga buah manisnya lah yang benar-benar terasa lezat

alkisah surat al Qalam,

surat ini dalam urutan adalah surat ke 68 termasuk juz 29, saya pertama kali ngafal tahun 1998.

Al Qalam termasuk surat Makkiyah, turun sesudah al ‘alaq

Aku jadi ketularan imam an Naisabury untuk mengenali surat dengan detil, meski kalah dengan detilnya beliau , kalah jauh

surat ini punya 1456 huruf dalam 300 kata yang tersusun menjadi 52 ayat

Al Qalam itu berarti pena, kita flash back sebentar ya tentang hakikat pena, dalam tadabbur surat al ‘Alaq, imam an Naisabury menyebut kisah memberi falsafah bahwa pena adalah pemburu ilmu.

Surat ini dibuka dengan kata Nuun,

Nuun ini konon adalah tinta, bahan tinta itu beraneka ragam, dan yang terbaik adalah yang berasal dari sesuatu dibadan ikan paus.

Nuun juga konon adalah ikan paus bernama Tomhut yang menyangga bumi.

ga kebayang ih permukaan bumi disangga ikan paus, pengetahuan dari dua buku tafsir ini asyik banget untuk memperkaya khayalan, heee bikin sesuatu yang mengasyikkan cerita petualangan misal ala Harry Potter, tuing tuing, sekolahnya maksudnya …. ohh khayalan dimulai.

lanjut ayat-ayat berikutnya, ayat dua sampai tiga menceritakan tentang Rasulullah. dimulai tentang bagaimana Allah meyakinkan nabi Muhammad bahwa Allah telah menganugerahkan kenikmatan Iman, kenabian, juga kefasihan berbahasa. Allah mempertegas bahwa nabi Muhammad bukanlah seorang  gila.

Jika karena nabi Muhammad bersabar atas tuduhan gila yang kerap dialamatkan padanya, yang biang keroknya adalah dua orang bani Makhzum al Walid bin al Mughirah dan Abu jahal,

maka

Allah memberikan balasan yang tiada henti

Nabi Muhammad adalah orang yang menjunjung tinggi Makarim Akhlaq, akhlaq mulia, akhlaq terpuji, tiada yang menandingi. Akhlaqnya adalah al Qur’an.

aq suka banget tatkala imam an Naisabury mengutip surat al an ‘aam ayat 90 dalam menggambarkan kesempurnaan akhlaq nabi Muhammad ‘fa bihudaahumuqtadih”. Saat baca tafsir ayat ini, aq berasa banget sensasinya,

betapa Rasulullah menjalani kehidupan dengan keagungan akhlaq yang dimiliki semua nabi-nabi.

jadi tak perlu membuka kitab-kitab terdahulu, sikap terbaik para nabi telah ada pada pribadi nabi Muhammad,

Allahumma Shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali muhammad.

ayat 5 dan 6, ayat ancaman yang ga kerasa sebagai ancaman, gini ni sensasi rasanya waktu baca tafsir ntu ntu “Ntar loe loe pada nyaho sapa yang bener”

ayat 7, jreng jreng …. aku mulai menitikkan air mata, soalnya kejadian-kejadian hari ini, pada apa yang menimpa jalan yang kupilih Allah berikan nikmat padaku untuk bersamanya.

Begini ya, ‘Allah yang tahu siapa yang tersesat menjauh dari jalanNya, dan siapa yang berada dalam petunjuk”

kalau aku merenungkan ayat ini, masyaAllah, “Sungguh kalau kita tahu bahwa kita berada pada jalan yang benar, maka sesungguhnya hati kita harus banyak bersabar dalam meladeni mereka yang kita anggap tersesat, karena sungguh hanya Allah yang tahu, sedangkan mereka itu tidak tahu, beritahulah dengan sabar

Bagaimana ya meramu kesabaran itu?

sebab datang perintah pada ayat 8 “jangan menta’ati orang-orang yang ga percayaan,  mereka ingin kita melemah, maka mereka pun akan menurunkan tensinya pada kita”

alkisah waktu itu, dizaman surat al Qalam ini turun, kafir Quraisy meminta agar nabi Muhammad menurunkan tensi permusuhan pada berhala-berhala, digilir dalam penyembahan, maka mereka akan mau menyembah Allah.

trus zaman kininya?

alkisah negeri ini bernama Indonesia, diciptakan Allah dan penduduknya diberi nikmat iman, tanah yang subur untuk ditanami, tanah yang hangat dengan berbagai macam bahan tambang.

tentang Ekspor-impor pertanian?

banyak negeri yang hidup dengan komoditi pertanian impor, kenapa kita ga boleh?

gini toh, kita dikasih tanah yang subur, tugas kita adalah menanam, trus zakat pertanian itu termasuk zakat yang paling Allah sukai, wong ga ada zakat yang lebih dari 2,5 persen, kecuali pertanian dan sahabat karibnya pertambangan.

jadi, bagiku masalah bertani tidak hanya terletak akan masalah mata pencaharian, tapi ini adalah kesempatan emas yang Allah berikan bagi kita yang mendiami tanah Indonesia, berzakatlah untuk firdaus yang menanti, bertanilah

Jadi sudah semestinya kita swasembada produk pertanian

Cita telah terpancang, maka mereka yang kontra pasti menghadang dengan ribuan penghalang,

jangan gentar, jangan takut dengan para tukang ga percayaan itu.

Jangan melemah, lanjutkan kebijakan kuota impor produk pertanian

balik lagi ke sabar, gimana memadukannya?

kalau di bully, jangan panas telinga, jelaskan yang kita inginkan dengan sabar

pilih PKS ya 2014,

kampanye pisaaaan, hehhehe

piiiis, salam 3 besar

hari ahad yang indah, indah banget

ini yang kuinginkan malam-malam mengkaji al Qur’an dan menuliskannya kembali

dan ya Allah Engkau katakan bahwa tadabbur itu lebih keren klo berdua, maka kirimkanlah lelaki yang kajiannya lebih keren dariku, menjadi ayah buat anak-anak dari seonggok ladang ditubuhku

Orang Paling Jahat

albaqarah_114

dan siapakah yang lebih jahat dibandingkan orang yang menghalanghalangi beribadah pada Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkan mesjid? mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalam mesjid, kecuali dengan rasa takut kepada Allah. mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.

 Mesjid

QS 2 : 114

 

Asyik kan kalau kita bisa tentram beribadah di mesjid, nah kalau gak ada mesjid?

Pada tahun-tahun awal Rasulullah berdakwah, kaum Muslimin tidak dapat melaksanakan ibadah di Mesjidil Haram. Orang-orang yang tidak beriman melarang dan mencegah mereka beribadah di mesjidil haram. Para sahabat Rasulullah jika mau shalat pergi bersembunyi ke bukit-bukit.

Rasulullah sangat ingin shalat di mesjidil haram, karena merupakan rumah ibadah pertama di muka bumi. Mesjidil Haram dibangun atas perintah Allah. Kerinduan shalat di mesjidil haram membuat Rasulullah nekad shalat di Mesjidil Haram meski mendapat gangguan dan ancaman. Rasulullah juga sering dihalang-halangi melakukan shalat disana.

Melihat fenomena ini Allah menurunkan QS 2:114 yang menegaskan bahwa orang yang paling jahat adalah mereka yang melarang terlaksananya ibadah. Dalam surat tersebut Allah mencontohkan peristiwa masalalu saat terjadi penghancuran rumah ibadah dan pengusiran.

Orang-orang jahat yang dimaksud ayat tersebut diantaranya Nebukadnezzar yang melarang orang-orang Yahudi beribadah dan mengusir kaum Yahudi dari palestina,  Sebagaimana Kaisar Romawi Titus yang melakukan hal yang sama seperti Nebukadnezzar, Mereka melarang terselenggaranya ibadah di tempat-tempat ibadah

Nabi Yunus

Yunus ‘alaihi as salaam

 

Yunus putra Matta, dan Matta adalah nama ibunya. Diantara 25 nabi dan Rasul ada 2 orang yang penyebutan nasabnya kembai kepada ibu. Pertama nabi Yunus, dan kemudian nabi Isa.

Tidak ditemukan asal-usul riwayat  kenapa dinasabkan kepada ibu. Kalau beberapa sumber digabung dapat diambil kesimpulan kalau Matta ibunya nasabnya kembali kepada Sulaiman as. Dan dari garis ayah para ulama menyebutkan dari garis Benjamin. Dengan demikian Yunus termasuk bani Israil.

 

Nabi Yunus dikirim menjadi Rasul ke penduduk Ninawai didaerah Mosul sekarang Iraq. Penduduk daerah itu menyembah patung. Nabi Yunus berdakwah selama 33 tahun, dan yang beriman hanya 2 orang. Nabi Yunus berputus asa dan Allah menegurnya “kenapa berputus asa?” Allah memerintahkan untuk kembali berdakwah dan memberi waktu 40 hari.

 

Di hari ke 37, Yunus mendapati kaum yang masih saja tidak beriman, maka mengingatkan akan datangnya adzab yang akan datang 3 hari lagi. Tanda kedatangan adzab itu dimulai dengan warna kulit yang berubah.

 

Di pagi hari ke 38, Yunus dan penduduk Ninawai melihat perubahan warna kulit, maka yakinlah Yunus akan kedatangan adzab, dan di malam ke 40 pergi bersegera menghindari adzab.

 

Di pagi hari ke 40 kabut tebal menyelimuti kampung Ninawai dan kulit bertambah semakin hitam. Para pemimpin kaum bersegera mencari Yunus dan mereka tidak dapat mendapatkan nabi Yunus.

 

Allah memberikan hidayah pada mereka untuk beriman, maka di hari yang sangat berat itu mereka bersegera dalam keimanan, memperbaiki diri. Kampung sibuk dalam hiruk pikuk taubat. Para pemimpin mengembalikan hak-hak rakyat yang terdzalimi, saling memaafkan dan ikhlash berniat bertaubat, dengan keimanan yang kokoh kepada Allah.

 

Hari yang berat itu berlalu, dan Allah menahan datangnya adzab. Kampung Ninawai tidak hancur.

Nabi Yunus yang telah pergi meninggalkan kampung kemudian mencari berita tentang kampung tersebut, dan tatkala ada pengembara yang dijumpainya, mereka mengabarkan bahwa kampung dalam keadaan baik-baik saja, dan penduduk kampung  telah beriman.

 

Nabi Yunus murka mendengar berita ini, murka kepada Allah, merasa dibohongi, “bagaimana mungkin adzab yang telah didepan mata ditahan oleh satu hari keimanan?”

 

Allah melarang tipikal kemarahan begini dalam firmannya di surat al Qalam :

“dan janganlah kamu seperti orang yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam Keadaan marah”

 

Nabi Yunus kemudian memutuskan mengembara dengan berlayar, di tengah perjalanan lautan digulung angin kencang, muatan harus dikurangi. Dalam al Kamil fi at Taarikh ibnu Atsir menulis setelah badai berlalu bahkan perahu itu berhenti berlayar.

Nakhoda menyatakan bahwa penyebab tidak bergeraknya kapal adalah karena ada seseorang yang tidak diperbolehkan berlayar ada dalam kapal ini. Nabi yunus berkata : “aku yang menyebabkan perahu berhenti”

Nakhoda tidak meyakini hal itu, dan kemudian diadakan undian bertanya pada dewa lautan :

“kemudian ia ikut berundi lalu Dia Termasuk orang-orang yang harus dibinasakan”

 

Undian dilakukan 3 kali dan tetap yang keluar nama nabi Yunus, Nakhoda tak kunjung menyeburkan nabi Yunus, akhirnya nabi Yunus menceburkan dirinya ke lautan. Dan kemudian dimakan ikan paus.

Ikan paus membawa nabi Yunus mendekati daratan, ketika didalam perut ikan nabi Yunus bertasbih mengikuti tasbih aneka binatang laut.

Para malaikat mendengar dan bertanya : “suara asing siapakah yang turut bertasbih”

Ketika di jawab bahwa itu Yunus,

Malaikat bertanya : seorang hamba shalih yang setiap harinya naik laporan bahwa ia beramal shalih dan sekarang ada dalam 3 kegelapan? Kegelapan lautan, kegelapan perut ikan dan gelap malam?

Maka Allah menyelamatkannya karena amalan-amalan sholeh yang telah dilakukan Yunus, dikabarkan dalam surat as Shoffat 143-145 :

143. Maka kalau Sekiranya Dia tidak Termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah,

144. niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.

145. kemudian Kami lemparkan Dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam Keadaan sakit.

 

Adapun do’a nabi Yunus dalam perut ikan terdapat dalam surat al anbiyaa ayat 87 :

87. dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam Keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), Maka ia menyeru dalam Keadaan yang sangat gelap “Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim.”

Kemudian Allah memberikan bibit pohon Yaqthin yang mengeluarkan air susu, hingga Yunus dapat sehat weal’afiat sesudah 40 hari dalam perut ikan

146. dan Kami tumbuhkan untuk Dia sebatang pohon dari jenis labu. (as Shoffat :146)

 

Dan kemudian Yunus berjalan menuju suatu daerah dengan sembunyi-sembunyi, hidup dalam persembunyian tidak kembali kepada kaumnya. Suatu ketika menginginkan meminum susu pohon Yaqthin dan menemukan telah kering, nabi Yunus bersedih karena pohon Yaqthin yang kering, Allah kemudian menegur dan mencela sikap Yunus : “bagaimana bersedih untuk satu pohon yang kering dan tidak bersedih untuk 100 ribu lebih orang yang akan di adzab?”

147. dan Kami utus Dia kepada seratus ribu orang atau lebih.

 

Yunus diperintah Allah kembali ke Ninawai, masih tidak mau dan sungkan untuk kembali, kemudian bertanya pada seorang petani tentang keadaan kaum Ninawai dan dikabarkan bahwa mereka beriman dan menanti kedatangan Yunus.

Yunus meminta petani itu agar mengabarkan pada penduduk kampung bahwa ia telah datang. Petani tidak mau mengabarkan karena takut dianggap bohong, maka lembah, hewan dan tanaman pun menjadi saksi bahwa Yunus bersembunyi di kawasan itu. Hewan ternak kemudian mengabarkan dimana Yunus dan kemudian ditemukan. Kaum Yunus mencium kaki dan tangannya menyambut di kota dengan penuh suka cita.

148. lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.

 

Kisah nabi yunus terdapat dalam banyak surat, yang menggambarkan dengan paling struktural adalah surat as Shoffat 141-148

 

maka pelajaran dari nabi yunus ini adalah

“bersabar, jangan berburuk sangka pada Allah dan pada manusia, hati harus dipenuhi kasih sayang dan membenci adzab , serta jangan mudah berputus asa….. kasih sayang Allah itu terbentang luas”

 

 

seharga 52 ribu, pesan ke 087824198700
seharga 52 ribu, pesan ke 087824198700