UJIAN

mencoba memahami anatomi ujian

jika mengawali membaca awal surat al ankabuut selalu terasa ngeri….

maka terlantunlah do’a “Allahumma inna na’udzubika min jahdi al balaa, wa min daraki asy syaqaa”
“wahai Allah sesungguhnya aku berlindung dari ujian yang berat dan dari tenggelam dalam derita berkepanjangan”

ujian atas keimanan,
bukanlah ujian yang main-main
ia ujian yang bahkan menuntut nyawa

bertanya-tanya pada diri
atas keimananku ini, ujian apakah yang menimpa?

awal surat al ankabuut adalah kisah orang-orang Mekkah yang berislam setelah nabi Muhammad hijrah,

ketika kaum Muhajirin mendengar keislaman kawan-kawan sekampung di Mekkah,
kaum Muhajirin berkirim surat, bahwa “tidaklah diterima keimanan mereka sebelum membuktikan dengan berhjrah ke Medinah”

Mereka yang baru saja berislam bergegas untuk berhijrah, yang kemudian dicegat, dihalangi oleh kaum musyrikin.
Ternyata halangan yang bukan melahirkan dispensasi, justru yang hadir adalah surat al ankabuut ayat awal ini

maka mereka para muslim mukmin baru ini bertekad untuk menempuh halangan , meski tebusannya kematian.
Terjadilah keonaran , bentrokan yang menyebabkan gugur di kedua belah pihak.

ayat ini konon juga turun kepada Mihja’ pembantu Umar , yang syahid di medan badar

keimanan yang menuntut darah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s