mencintai kebaikan

Bismillahirrahmaanirrahim

Suara tanda masuk ym memecah keheningan sore ini,
Ketika ditengok, sungguh pengirim yang tidak diharapkan
Ketika ia berucap “salam”
Maka kewajiban menjawab “salam”
Akhirnya salam saja yang dijawab selebihnya tidak.

Lalu tulisan darinya beberapa saat kemudian, adalah suatu falsafah penting dalam keimanan :
“Tidaklah sempurna keimanan seorang mukmin, hingga ia mencintai kebaikan bagi saudaranya, sebagaimana mencintai jika kebaikan itu menghampiri dirinya”

Kata-kata yg “njleb”

Tapi seketika itu ingin marah,
Apa maksudnya?

Mengingat apa yang telah diperbuatnya dahulu,
Apa yg barusan dikirim di yahoo messenger itu membuat ingin “memaki-maki”,
Atau “membuat tulisan tentang tingkah polahnya”,

Tapi keberadaan corak pemikiran yang bersandarkan hadits itu masih lebih kuat menghiasi relung jiwa,

Ya, selalu belajar untuk mencapai kesempurnaan keimanan,

Yang selalu tersenyum dalam kebahagiaan mukmin lainnya dan
Bersedih atas kesedihan yang menimpa seorang mukmin

Maka maki-makian itu tertahan
Sumpah serapah tak keluar dari mulut

Lalu menguatlah aroma do’a :
Maha suci Allah, Sesungguhnya aku adalah orang zhalim,
Jika saja Allah tidak mengampuniku, dan tidak menyayangiku,
Maka aku akan termasuk orang yang merugi.
Dan terlantunlah do’a : “Allahummaghfirlii warhamni”

Inilah ujiannya,
Harus sanggup melewati terjalnya bukit godaan

Harus selalu merasa bahagia,
Atas semua anugerah Allah kepada seorang mukmin,
Baik yang tampak dimata sebagai suatu hasil kerja keras, atau pun yang tampak sebagai suatu keberuntungan.

Harus selalu merasa bersedih,
Atas segala musibah dan ujian yang menimpa seorang mukmin,
Baik yang tampak dimata sebagai akibat dari kesalahan atau suatu kesialan

Semua telah tertulis,
Pena telah diangkat dan kertas telah mengering,
Apa yang Rasulullah sampaikan tentang ini semua adalah meminta “pengampunan dan kesejahteraan”

Dan terlantunlah : Allahumma inni as-aluka al ‘afwa wa al ‘aafiyah”

3 thoughts on “mencintai kebaikan

  1. Reblogged this on hujanku untukmu, begitupula doaku.. and commented:
    Harus selalu merasa bahagia,
    Atas semua anugerah Allah kepada seorang mukmin,
    Baik yang tampak dimata sebagai suatu hasil kerja keras, atau pun yang tampak sebagai suatu keberuntungan.

    Harus selalu merasa bersedih,
    Atas segala musibah dan ujian yang menimpa seorang mukmin,
    Baik yang tampak dimata sebagai akibat dari kesalahan atau suatu kesialan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s