al muzzammil – mengajar sabar dalam perjuangan

Bismillahirrahmaanirrahim

melanjut tadabbur surat al Muzzammil,
dalam 9 ayat sebelumnya ada kejutan,
ketika bahwa Rasulullah bersiap-siap mengenakan jubahnya untuk shalat ditengah malam
jubah yang tetap dipakai hingga ke Medinah.

sentakan kali ini bahwa dalam situasi yang demikian, Mesir, Rab’ah Rabu kelabu
dihentak oleh ayat sepuluh
“Dan bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan jauhilah mereka dengan cara menjauh yang baik”

ayat ini memang konon telah dihapus dengan perintah jihad qitali (perang)…..
tetapi suatu ibrah dalam bersikap bisa kita ambil

hari-hari dimana lisan bagai pedang, bahkan lebih keras dari pedang ….
tuduhan-tuduhan dilontarkan …..

ketika tuduhan terlontar alangkah indahnya kita bersikap sebagaimana yang disampaikan surat al Muzzammil ini,
“bersabarlah terhadap apa yang dikatakan mereka yang menjadi lawan, atau tidak bersimpati terhadap perjuangan kita”

sungguh, hari-hari ini, aku banyak menemukan saudara-saudaralu tercinta, yang dipersatukan dalam do’a rabithah, tidak menunjukkan sikap yang demikian …..
cacian dan makian pada lawan pemikiran lebih kentara, tanpa akal, logika dan adab

bersabarlah,
jikapun membalas tuduhan dengan kata yang baik

yang mulia perdana menteri turki, berkata-kata pedas, tetapi kata-kata pedasnya masih mengandung norma dan etika.
lalu kata-kata beliau dikutip, paling sedih kalau udah ditambahi dengan “makian ala indonesia” yang jauh dari tata bicara

dapat suatu berita, langsung diupload, tanpa dipikir
dikomentari tanpa dicerna….

do’aku semoga Allah memberikan kesempatan membuka sekolah, yang mampu meluluskan mereka yang tidak mudah mengeluarkan kata, tiada berkata kecuali kebaikan, menebar kebenaran, isi berbobot.
bersabarlah terhadap perkataan yang membuat telinga merah, amarah bergejolak, bersabarlah.

lihatlah bahwa Allah menjamin :
“biarkanlah mereka dan kalangan yang mendustakan ayat-ayat Allah, biarkan mereka, mereka itu urusanKu”

surat al muzzammil ini tidak turun sekaligus, dan ayat 11 turun sebelum perang badar beberapa saat.

mereka akan diberi keleluasaan berkata-kata sekejap saja, sesungguhnya Allah memiliki rantai-rantai yang disiapkan sebagai balasan atas “kebebasan” yang sekarang mereka miliki
sebagaimana neraka panas yang telah Allah siapkan ….kemudian juga makanan berduri dan siksa yang memilukan.

nabi pingsan ketika mendengar ayat ini, jiwanya yang penuh dengan kasih sayang tak kuasa menahan rasa sakit atas adzab-adzab yang dipersiapkan.

lalu kita dalam berdakwah pada “musuh”, telahkah bersikap bahwa kita mengkhawatirkan mereka terkena neraka, atau justru merasa puas jika mereka terjatuh pada adzab?

sungguh, selama nafas masih ada, berikanlah harapan yang terbaik,
perasaan boleh panas, tetapi pikiran dan kata tetap harus dijaga.

sesungguhnya semua balasan akan tampak terlihat pada hari yang sangat berat, hari penuh guncangan, ketika gunung-gunung tanahnya mengering dahsyat menjadi debu-debu yang mengalir

apa yang terjadi hari-hari ini, pas banget rasanya kalau melihat ayat 15 dan 16
Sesungguhnya telah hadir kepada mereka seorang Rasul, yang akan menjadi saksi atas perilaku mereka
sebagaimana Allah mengutus kepada Fir’aun seorang Rasul
jika Fir’aun mendustakan, dan mereka mendustakan, apakah mau kita ikut-ikutan mendustakan?

kita adalah kaum beriman, yang mengimani apa-apa yang dibawa oleh nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam
betul bahwa kita harus bersikap “keras” terhadap kaum kafir dan lembut sesama kaum mukmin,
tetapi tentu ada cara-caranya, ada tempatnya, ada waktunya saat bersikap keras tersebut.

jika kita merasa benar, sudah barang tentu menjadi pihak yang paling bijak dalam menyikapi segala sesuatu adalah hal yang utama

ayat 10 – 19, mengajariku kesabaran

kesabaran itu telah nyata dimiliki pejuang mesir, maka kemenangan itu semakin dekat

3 thoughts on “al muzzammil – mengajar sabar dalam perjuangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s