Dalam Do’a, syarat dan ketentuan berlaku

Ahh betapa indahnya memahami
Dan betapa ngerinya kelemahan dalam melaksanakan apa yang dipahami,

Semoga Allah memberi kekuatan

Hari-hari ini semakin memahami makna “haarishun ‘ala waqtihi” – “munazhzhamun fii syu-uunihi”

Menjaga waktu dan teratur urusan…
Menjaga waktu, ternyata bukan sekedar memanage waktu,
Tetapi memahami waktu, mana yang paling utama, apa peruntukan-peruntukannya… Dari setiap detik setiap saat yang Allah anugerahkan

Bahwa waktu berjalan menuju takdir akhirnya, dan juga sekaligus ia memiliki on-off dari setiap siklusnya…

On pagi-siang maka mulailah dengan dzikir pagi, siang off
Lalu on sore-malam, mulailah dengan dzikir sore, malam off, terus berputar…

Do’a pagi punya masa berlaku, demikian juga do’a sore …
Malam lailatul qadar adalah suatu malam, yang berakhir dengan datangnya fajar …
Sungguh ia malam yang setiap amalan dianggap beramal 100 bulan atau kurang lebih 83 tahun …
Malam yang tanpa kuota, siapa saja yang bersungguh-sungguh beribadah di malam itu, tidak tidur, punya kesempatan yang sama untuk diterima amal ibadahnya dan dicatat sebagai amalan 83tahun.

Dan juga,
Jangan lupa, malam ini, malam 27 Ramadhan 1434 Hijriyah….
(Wallahu ‘alaam, sehubung belum membaca satupun buku belajar ngitung atau observasi bulan)
Nah kemaren-kemaren udah ada malam yg sepertinya itulah lailatul qadar …..

Trus kalau luput gimana?

Jangan berduka, jangan bersedih…
Karena qta masih punya kesempatan

Meraih quota, 600rb orang atau 1juta orang yang dibebaskan dari api neraka di setiap malam Ramadhan…..

Juga jangan lewatkan kesempatan mendapat kebebasan dari neraka di malam idul fitri, saat ampunan dibagikan dengan kuota 1,8 juta atau 30juta …
Kuota ini sungguh berlaku,
Kejarlah kuota nya

Tahun yang benar-benar merasa,
Sesudah diri siap berubah, harus siap bermasyarakat…
Karena sungguh Ramadhan bisa sukses, menghargai setiap waktu sesuai yang Allah mau, harus dilakukan bersama-sama…
Terkait susunan hari libur, terkait struktur masyarakat …
Oh andai ada dapur umum di bulan Ramadhan,
Hingga para lelaki mayoritasnya itikaf,
Juga wanita-wanita yg tidak berhalangan …
Juga andai ada aturan thr dibagiin maksimal 15 sya’ban, jadi belanja sebelum Ramadhan …
Pengaturan mudik…

Bagaimana ied dihadapi …
Semua memerlukan kreatifitas budaya dan rekayasa sosial …

Betapa bahagianya beberapa saat di zaman sedikit lampau, ketika para ulama pendahulu, berhasil mencipta budaya yang menyokong penghormatan atas hari-hari,
Pengenalan atas keutamaan setiap waktu …
Sehingga dapat mengisi waktu sesuai yang Allah mau,,,
Mengisi Ramadhan dengan berletih-letih ibadah …

Tugas kita mengembalikan …
Insyaallah bismillah…
Jika Allah menyampaikan pada Ramadhan tahun depan, moga keadaan udah berubah ..

Langkah-langkahnya
Seperti audiensi dengan pa menteri pemberdayaan aparatur negara, mendagri, mendiknas, mendikbud
Terkait pengaturan libur

Audiensi dengan para ulama dan penceramah agar memiliki visi kampanye yang sama, menyadarkan para masyarakat

Audiensi dengan para pengusaha
Dll,

Sungguh bagiku semua itu bagai mimpi yang jauh,
Ah jangankan melangkah kesana kemari,
Tidak setiap sudut rumah dan halamannya terjejaki di setiap tahunnya …
Tapi perubahan itu harus dimulai…

Sebagaimana cita,
Menuntut ilmu bagai imam ibnu syihab az zuhry dan juga menyebarkannya bagai beliau ..

Senin, selasa, rabu, kamis, jum’at, sabtu, ahad …
pagi, siang, sore, malam
Hujan, kemarau,
Muharram hingga dzulhijjah…

Menjaga waktu, mengatur gerak hidup sebagaimana yang Allah inginkan dan sebagaimana yang Rasulullah ajarkan

Agar ibadah diterima
Agar setiap do’a, setiap permintaan
Dapat terkabul, karena syarat dan ketentuan telah terpenuhi

Atau, sesungguhnya,
Seluruh keadaan ini adalah ujian,
Supaya kita dapat mengenyahkan alasan-alasan,
Dan berjuang sekuat tenaga, menjaga waktu, mengisinya dengan kesungguhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s