menghormati arab dan kearaban

dalam seminggu ini,

membaca komen sahabat dalam status saya tentang menggencarkan bahasa arab, mengkampanyekan agar jadi bahasa kedua,
sahabatku berkomen agar bermimpi bangsa arab lah yang kelak menjadi tenaga kerja di indonesia

terus pagi ini baca retweetan yang berasal dari kutipan sebuah buku,
kutipannya begini: islam bukanlah arab, hanya ditakdirkan di arab untuk menjadi risalah yang menginternational – da conspiracio – afifah afra
Check out @IDidAnInnova’s Tweet: https://twitter.com/IDidAnInnova/status/360186263065739264

2 hal yang saya temukan itu menunjukan bahwa ada suatu “masalah” dengan bangsa arab, ada kisah pilu, luka, bahkan mungkin dendam. ada pula rasa tidak hormat, menganggap biasa, menganggap tiada keutamaan bagi satu bangsa atas bangsa lainnya.

ada fakta-fakta dalam kisah-kisah sejarah, juga dalam kisah2 keseharian kita, dinamika hidup
tentang perangai bangsa-bangsa, kebaikannya, keburukannya.

kisah-kisah pilu para tkw di arab yg turut hadir bersama kisah bahagia puluhan ribu lainnya

lalu pada sejarah lampau
kaum nabi sholeh dan nabi hud adalah arab, kaum kafir yang dihabisi.
kemudian penentang dakwah Rasulullah SAW pada awal hadirnya, adalah orang arab

kembali pada masa kini, kekejaman, diktatorisme terjadi di dan pada bangsa arab

fakta-fakta yang bisa jadi membuat bisa saja ungkapan seperti ini ( islam bukanlah arab, hanya ditakdirkan di arab untuk menjadi risalah yang menginternational – da conspiracio – afifah afra ) muncul.

sesungguhnya fakta-fakta ini semua adalah suatu ujian atas kemestian menghormati “bangsa arab, geografis arab dan bahasa arab”

benar bahwa saat haji wada Rasulullah SAW menyampaikan tiada keutamaan bagi bangsa arab atas bangsa non arab, tiada keutamaan atas bangsa non arab atas bangsa arab, tidak bagi bangsa hitam atas bangsa merah, tidak bagi bangsa merah atas bangsa hitam, kecuali dengan ketaqwaan.

semua setara sebagai anak adam, manusia yang memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam penghambaan kepada Allah.

falsafah dasar kesetaraan ini, sesungguhnya kemudian bersanding pula dengan adanya sifat Allah yg melebihkan sesuatu atas lainnya, dan memilih.
ratusan ribu nabi ada belasan ribu yg menonjol, dipilih lagi ratusan nabi, hingga ada 25 yg wajib ummat islam kenali dan ada 5 ulul azmi, para pemilik tekad.
al qur’an selalu membahasakan bahwa itu semua ijtabainaa atau isthafainaa, yaitu pilihan, Allah memilih dan mengutamakan mereka

Allah telah memilih bangsa arab, memilih quraisy, memilih bahasa arab, sebagai bahasa al qur’an… pilihan Allah yang tidak pernah disebut sebagai “hanya”

sungguh redaksi demikian : islam bukanlah arab, hanya ditakdirkan di arab untuk menjadi risalah yang menginternational – da conspiracio – afifah afra….. tidaklah layak diucapkan seorang muslim yang beriman pada Allah dan RasulNya SAW,
yang dimana tidak sempurna keimanan seorang mukmin kecuali mencintai Allah dan RasulNya lebih dari apapun

lihatlah bagaimana kebanggaan Allah atas bahasa arab, kebanggaan Allah atas bangsa arab kota dalam karakter keimanan mereka

tentang kebanggaan Allah atas bahasa arab bisa di cek dalam surat-surat berikut
yusuf :2, arra’du:37, thaha:113, az zumar:28, asy syura :7, fushshilat :3, az zukhruf :3, al ahqaf :12

bahasa adalah bagian integral suatu bangsa, memilih bahasa arab adalah memilih bangsa arab khususnya quraisy sebagai fondasi bangunan masyarakat islam.. yang memilih demikian adalah Allah.

lalu pujian Allah akan bangsa arab kota baik muhajirin atau anshar, mereka yang memiliki keutamaan bertebaran dibanyak ayat,
ada celaan bagi kalanga arab badui a’rab yg cukup ndableg, punya bibit kemunafikan

lalu Allah mengutamakan tempat-tempat yang dihuni bangsa arab
1. tanah haram
2. tanah diberkahi, baitul maqdis dskt yg selalu jadi rebutan…… ketika kaum hellenic yunani dan romawi tergeser dan jadilah bangsa arab pendiam terbesar tanah syam
3. mesir dimana nil nya adalah salah satu sungai surga, ketika kekuasaan romawi tergeser, dan kaum koptik menjadi minor, dan bangsa arab menjadi penghuni terbesarnya

sungguh semua fakta-fakta ini membuat kita memiliki penghormatan pada bangsa arab, pada bahasa arab, pada tanah arab.
memilih kata terbaik dalam mengomentari sebuah peristiwa yg memberikan titik negatif

imam abu hanifah, dalam buku-buku biografi yang ditulis murid2nya, menyebutkan bahwa ia adalah orang kabul, dari kabilah zauthi, yg merupakan pelayan bani taimullah arab. Seorang imam yang mengajarkan penghormatan pada bangsa arab.
misal dalam bab kafaah atau kesetaraan dalam pernikahan, imam hanafi sangat ketat, dalam masalah perempuan arab dan lelaki non arab
meskipun terlahir sebagai bangsa kelas pembantu bagi bangsa arab, imam hanafi justru kemiliki kecintaan yang luar biasa pada bangsa arab yang Allah menggunakan mereka untuk menerangi dunia dengan cahaya islam

sungguh kebaikan dan keburukan ada pada setiap bangsa,

pilihan Allah atas bangsa arab, quraisy, pada nabi Muhammad SAW, adalah suatu pilihan yang mesti ummat islam banggakan pula,

suatu ketika saat menelusuri lembaran-lembaran musnad imam ahmad bin hambal, sampailah pada hadits no 23731,
salman al farisi berkata : Rasulullah SAW berkata padaku : wahai salman janganlah engkau membenci aku maka engkau memecah belah agamamu. aku berkata : wahai Rasulullah bagaimana aku membencimu karena denganmu Allah memberikan petunjuk. Rasulullah berkata : engkau membenci arab maka engkau membenciku.

bagaimanakah hadits ini, bagi saya ini adalah perenungan mendalam
ada juga hadits lain tentang kebanggaan Rasulullah atas kearabannya dan bangsa arab

saya senang dengan sinetron tukang bubur naik haji, sinetron yang mengajarkan banyak hal, komunikasi, persahabatan, persaudaraan, konflik, dinamika….
akan halnya tokoh mak enok perempuan sunda yg mulutnya astaghfirullah, atau si entin perempuan sunda yang meninggalkan suami na’udzubillah. saya sebagai perempuan sunda tersinggung berat… tapi ya ga apa2lah, toh penulis script dan skenario tidak melakukan statement generalisir yang berbahaya….
sekedar penceritaan oke deh, tapi klo sudah generalisir, alamak.

atau galaksi kinanthi nya , mas tasaro. betapa kelamnya dunia arab, dan lalu amerika menjadi hero….. saya tersinggung berat dengan cerita ini…… tapi itu adalah cerita yg bisa jadi fakta, dan rasa-rasanya, saya tidak menemukan generalisir atas karakter lewat statement

saya belum membaca da conspiracio, tentang apa wallahu ‘alaam, mungkin ga terlalu berhubungan dengan statement yg dikutip, hanya aja statement generalisir ini “islam bukanlah arab, hanya ditakdirkan di arab untuk menjadi risalah yang menginternational – da conspiracio – afifah afra.”
bagaimana jika Rasulullah mendengar kata-kata ini, hatinya Rasulullah? sedangkan kita diperintahkan untuk mencintai Rasulullah lebih dari mencintai apapun, cinta yang bulat, cinta yang utuh.

bagaimana jika seorang lelaki mengatakan pada istri nya : “kamu bukan separuh jiwaku, bukan cintaku, hanya ditakdirkan jadi istriku untuk jadi ibu dari anak-anakku”… mungkin banyak kejadian begini, dan kita bisa menilai jenis cinta apakah yang dimiliki lelaki itu pada istrinya.

sungguh saya bermasalah dengan kata “hanya” juga kata “sekedar”
kata-kata yang mengisyaratkan penyepelean.
meski hanya terkadang berarti pengeklusifan bahkan pengkhususan,

al qur’an tidak pernah menggunakan redaksi “aku hanya menyampaikan” redaksi nya selalu “dan tiadalah aku melakukan sesuatu kecuali menyampaikan sejelas-jelasnya”

alangkah indahnya jika kata ini ( islam bukanlah arab, hanya ditakdirkan di arab untuk menjadi risalah yang menginternational – da conspiracio – afifah afra.) diganti
“Islam adalah agama internasional, kasih sayang bagi semesta alam, dimana Allah memuliakan bangsa arab dengan menjadikan nabi ummat islam dari bangsa arab dan menjadikan orang-orang pelopor penyeru islam dari bangsa ini, bangsa arab”

adapun keburukan-keburukan setiap bangsa adalah suatu ketetapan hidup,
keburukan yang selalu akan berhadapan dengan kebaikan
kebathilan melawan kebenaran
ingatlah selalu sabda Rasulullah

salman al farisi berkata : Rasulullah SAW berkata padaku : wahai salman janganlah engkau membenci aku maka engkau memecah belah agamamu. aku berkata : wahai Rasulullah bagaimana aku membencimu karena denganmu Allah memberikan petunjuk. Rasulullah berkata : engkau membenci arab maka engkau membenciku.

2 thoughts on “menghormati arab dan kearaban

  1. Jadi panjang😀
    sy cuma ngutip dari buku, dan menurut saya ungkapan itu justru bukan memojokkan arab, tapi justru menunjukkan besarnya islam. imej selama ini kan kalo islam tuh arab, nah menurut saya kutipan ini memberitahu bahwa islam tuh ada di seluruh dunia, tanpa mengecilkan arti dari bangsa arab itu sendiri. Wallahualam bishshawab. @ididaninnova

    • ga mengapa panjang, memanjangkan silaturahim, nambah tahu hadits, maksud dari bung dani adalah bangga islam ga cuma arab, tapi redaksi kata itu mengandung penyepelean, tanpa disadari, mirip seperti salman, bangga dengan ke persiaannya, tak pernah bermaksud menyepelekan, tapi buru2 Rasulullah meluruskan, karena khawatir islamnya salman terbatalkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s