saat surga mengeluh

Saat surga mengeluh : “kenapa sih penghuniku banyaknya orang-orang lemah?”

Bacain ranking-ranking prestatif dari negara-negara seluruh dunia, bikin geleng-geleng kepala,
Itu loh posisinya negara-negara berpenduduk mayoritas muslim, berpenduduk orang-orang yang bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah utusan Allah.

Tambah geleng-geleng kepala klo lihat carut marut negeri kita ini beybeh, aaahhh narik napas

Pantes deh surga ngeluh (insyaallah yg bersyahadat masuk surga)
Bahwasanya surga diisi orang2 dari Negeri lemah, orang2 lemah, orang-orang terkalahkan.

Trus?????
Ingat orang2 berprestasi zaman dulu kala dakwah islam dimulai,
Yg masuk islam mayoritas orang2 lemah,
Pemuda prestatifnya banyak yg wait and see, model amru bin al ‘ash atau abdullah bin abi umayyah
Juga para tetua kerennya malahan punya nalar : “jika saja benar apa yg dibawa Muhammad adalah kebenaran, maka tidaklah orang-orang lemah itu akan mendahului kita dalam beriman”

Negeri-negeri prestatif itu misal finlandia ato korea, gimana ya memandang Islam dan negeri2 muslim,
Kaya pembesar kafir quraisy zaman Rasulullah ga ya?

Rasulullah pernah meminta kepada Allah agar menjadikan bangsa Romawi ummatnya,
Alih2 membuat bangsa Romawi berislam dengan “gratis”, Allah memperlihatkan penaklukan-penaklukan,
Maka ekspedisi Mu’tah dimulai dengan syuhada zayd bin haritsah, ja’far bin abu thalib, abdullah bin Rawahah ….
Allah menyisakan Khalid bin Walid untuk menyelamatkan pasukan.
Allah mendidik Khalid agar hilang sifat inferiornya,
This is the battle, inilah pertarungan,
Berani bertarung adalah berani setara

Dulu saat di fase Mekkah, orang-orang lemah yang beriman sangat percaya dengan kata-kata Rasulullah akan penaklukan Romawi dan Persia,
Tapi ga tahu how?

Nah Khalid saat itu masih bersikap wait and see, berada dalam pihak yang bernalar : “kalau islam itu baik, maka kaum lemah tidak akan mendahului kami dalam beriman”

Jadi kesimpulannya???
Tugas kita sebagai bangsa muslim “terus meyakini bahwa kita akan sanggup menjadi yang terbaik, prestatif di segala bidang,
Keyakinan yg dibuktikan dalam karya nyata”
Plus berdo’a berharap berusaha pemuda2 model Khalid di bangsa2 “maju” menemukan hidayahnya,
dan bisa jadi merekalah yang memimpin penaklukan penaklukan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s