Kisah Indah bersama Fathir (5)

Rasa percaya kita pada Cahaya diatas Cahaya memiliki sayap-sayap

demikianlah tabiat cahaya, pendaran cahaya …..

keimanan adalah cahaya

maka keimanan kita

pada Allah, Zat yang Maha Baik

memiliki dua sayap

sepasang sayap sabar dan syukur

sayap yang akan membawa kita pada tempat yang tinggi di sisi-Nya

Agar kita bersyukur

Cahaya di atas Cahaya memberikan segalanya

Dia pun mengiringi pemberiannya dengan tutur yang baik

Bedakanlah lautan air asin dan lautan air tawar

dua karakter air yang berbeda

namun kedua nya dapat dihidupi ikan dan aneka makhluk air

maka aneka ikan lezat dapat kau santap

perhiasan-perhiasan indah dari aneka makhluk laut dapat kau gunakan

pergunakanlah perhiasan-perhiasan itu

dan bersyukurlah

air asin dapat diarungi bahtera

demikian pula air tawar dapat diarungi bahtera

air dapat kau belah

maka pelajarilah bagaimana air terbelah

dan bersyukurlah

persamaan-persamaan

lautan air asin dan lautan air tawar

tentu takkan melenakanmu

sifat dasarnya engkau tahu

tawar menghilangkan dahaga

asin, tak menghilangkan dahaga atau bahkan berbahaya

dua perbedaan dasar ini

sudah semestinya kau pelajari lagi lebih dalam

ingatkah kau apa yang kita bicarakan diawal kisah ini

“kemampuan kita mengidentifikasi perbedaan-perbedaan”

adalah ciri keta’atan

bedakanlah malam dan siang

bedakanlah matahari yang memancarkan aneka sinar

sinar yang Allah taklukan dan sinar yang liar dan ganas

bedakanlah cahaya-cahaya rembulan

cahaya yang bersahabat dan cahaya yang menarik sekuat-kuatnya

semua itu sejatinya

mengasah sensitifitas kita agar mengetahui :  

“siapa yang mendengar dan siapa yang tidak mendengar”

“atau mendengar, tapi tidak memberi jawaban yang benar atas permasalahan kita”

Manusia membutuhkan Cahaya diatas Cahaya

sedangkan Allah pujian adalah bagiNya

dan Allah Maha memiliki segalanya

tak sulit bagi Allah membinasakanmu dan kaummu

kemudian mendatangkan ciptaan baru yang tunduk padaNya

semua mudah bagiNya

saat kita sangat peka

atas semua ini, kita akan menyeru kata-kata indah :

selain Cahaya diatas Cahaya

tak memiliki apapun

meski setipis lapisan kulit yang dapat mengindera

sebuah note tadabbur dari Fathir : 12-17

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s