Alhamdulillah, Ebook membantu Xlangkah lebih maju, Internet membantuku menerbitkan buku

                         Takdir telah berkata ketika aku ternyata harus mempelajari Bahasa Arab, yang kemudian melanjutkan kuliah di jurusan tafsir hadits. Waktu itu tahun 1998 ketika mendapatkan buku-buku bahasa arab sangat sulit, kecuali kita tinggal di lingkungan pesantren, dan itu pun dengan tema yang sangat terbatas. Permasalahan lain yang muncul adalah kalaupun buku-buku itu harganya sangat mahal.

                         Hingga tiba tahun 2002 dan harus bersegera memasukkan judul skripsi yang harus berbahasa arab, mulailah petualangan ke seantero jakarta memburu perpustakaan yang memiliki koleksi buku-buku berbahasa arab. Dan alhamdulillah menemukan dengan jarak yang variatif dari kost an di kawasan Mampang Jakarta Selatan. Ada perpustakaan LIPIA Jakarta di Pejaten, koleksinya luar biasa. Ada juga perpustakaan Iman Jama di Lebak Bulus yang nyaman membaca disana, juga perpustakaan Mesjid Istiqlal Jakarta. Sayangnya buku-buku referensial itu tidak bisa dibawa pulang, ia hanya bisa dibaca di tempat dan di fotokopi, ohwww tidaaak.

                          Membaca adalah pekerjaan yang memerlukan konsentrasi, kadang-kadang konsentrasi datang di malam hari. Alhamdulillah di tahun 2002 itu ibu membelikan komputer. Kemudian berusaha sekuat tenaga untuk memahami setting arabic pada komputer, yang waktu itu mayoritas masih menggunakan windows 98 menuju xp.

                           Setelah mahir dengan arabic system, kemudian memberanikan diri pergi ke warnet, siang dan malam, saat ebook mulai banyak beredar, mencoba hunting buku-buku arab, dan alhamdulillah dengan usaha keras menemukan al muhaddith, sebuah software perpustakaan gratis, kalau sekarang ada infaknya kalau dulu download total gratis.

                             Internet yang membuat XLangkah lebih maju, tatkala sangat membantu menyelesaikan skripsi tentang metode tafsir, metode memahami dari Wihdah Qur’aniyah, metode atau teori Kesatuan Al Qur’an. Skripsi yang meskipun belum mendapat nilai excellent tapi bahagia dengan nilai 83 atau setara A.

                             Tahun 2004 pulang ke bandung, kemudian mengajar di Ma’had al Imarat Bandung, sebuah lembaga pengajaran Bahasa Arab. Pekerjaan yang menuntut untuk semakin mahir berbahasa arab. Kembali internet enjadi andalan untuk membuat XLangkah lebih maju.

                               Pencarian yang menyenangkan ketika tahun 2007 menemukan http://www.shamela.ws, ribuan buku gratis, AllahuAkbar jadilah kecanduan baca dan XLangkah lebih maju. Buku-buku sejarah referensial yang berbahasa Arab, yang  harga hardcopynya minimal 1 seri buku 2 juta rupiah bisa didapat dengan gratis, tis tis.

                                 Kecanduan baca yang akhirnya menghantarkan kecanduan menulis, karena ingin berbagi tentang apa yang dibaca, terlahirlah dua buah novel sejarah islam, Pengikat Surga dan Mutiara Bumi Saba.

Sungguh tanpa e-book, tanpa internet, tanpa shamela library aku bisajadi takkan dapat menulisnya. Aku berhasil XLangkah lebih maju dengan e-book, dengan internet. Bahkan penulisan buku terbaru ini pun Benang Merah tak lepas dari internet. Hidup XLangkah lebih maju

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s