nabi Isa dan sejarah awal kristen (3)

Dalam artikel sebelumnya telah saya sebutkan,
Bahwa nabi Isa dikejar-kejar para petinggi Bani Israel.
Nabi Isa hidup di persembunyian,
Kemudian Allah wafatkan dan diangkat kelangit.
Murid yang membocorkan tempat persembunyian kemudian diserupakan nabi Isa dan dialah yang disalib.

Semua mengira nabi Isa yang disalib, termasuk Maryam dan murid-murid setianya, nabi Isa kemudian diperintah Allah untuk mengabarkan pada mereka apa yang sesungguhnya terjadi.

Sesudah mengabarkan, nabi Isa kembali ke langit.

Apakah kemudian bunda Maryam dan para pengikut setia mengabarkan akan hal bahwa nabi Isa tidak disalib? Tetapi diangkat ke langit.

Menceritakan peristiwa ini pada masyarakat bukanlah hal mudah.
Apalagi dalam kondisi represif yang terjadi kepada para Hawariyyun.

Kechaosan informasi terjadi, mereka yang tidak melihat langsung turunnya nabi Isa, tentu tetap meyakini bahwa yang disalib itu adalah nabi Isa.

Waktu yang singkat, 6 tahun, hingga Maryam kemudian wafat.

Murid-murid nabi Isa, para hawariyyun meski berada dalam kondisi represif, tetap mendapat tempat dihati masyarakat. Mereka adalah para rasul-rasul utusan yang memiliki mukjizat sebagaimana yang nabi Isa miliki.
Kerepresifan bertambah dahsyat.

Ulama-ulama Bani Israel berkumpul untuk mengambil sikap atas apa yang terjadi, sidang yang asalnya beranggotakan 100 orang tidak menghasilkan konklusi, peserta sidang pun dikerucutkan menjadi 10, dan kemudian menjadi 4.
4 orang ini dianggap dapat mewakili pendapat-pendapat tentang apa yang terjadi.

Orang pertama mengajukan pendapatnya, ia berkata bahwa Isa adalah Allah .. Ini adalah cikal bakal kristen Jacobus, dalam bahasa arab Ya’qubiyah. Dan banyak dari sisi 100 orang yang sependapat, dan demikian pula manusia yang turut hadir dalam sidang tersebut.

Orang kedua mengajukan bahwa nabi Isa adalah anak Allah, ini adalah bibit konsep trinitas

Orang ketiga mengajukan, bahwa Isa adalah hasil perbuatan tidak senonoh Maryam. Ini adalah cikal bakal sekte-sekte kristen yang dekat dengan Yahudi. Banyak dari 100 dan manusia yang mengikuti.

Orang keempat mengajukan sebagaimana yang al qur’an sampaikan, bahwa Isa adalah hamba Allah, yang Allah tiupkan ruh padanya, dan kalimatNya diberikan pada Maryam. Pendapat ini mendapat reaksi keras. Ini adalah cikal bakal kristen tauhid.

Jadi disini jelaslah bahwa,
Mereka yang berdebat tentang Isa, bukanlah para hawariyyun, tetapi kalangan ulama bani Israil

Jadi Aqidah kristen tumbuh dalam kekacauan, simpang siur berita, argumen bunda Maryam yang tiada di dengar. Para Hawariyyun yang diambil kemanfaatannya, diikuti, tapi terjadi kekacauan otoritas.

Tidak ada satu pemegang otoritas yang menyatakan mana yang benar mana yang salah …

Tentang penyaliban, tentang status Isa, bagi masyarakat tiada kejelasan.
Semua berkembang dengan liar.
suatu agama yang tumbuh setelah sang nabi diwafatkan.

Kalangan lurus yang beriman pada nabi Isa meyakini bahwa nabi Isa adalah hamba Allah dan utusannya, yang ruhnya dariNya, dan kalimat Allah diberikan pada Maryam. Mereka hidup bersama masyarakat yang memiliki persepsi yang berbeda terhadap Isa as.

Sesungguhnya kalangan beriman yang dari pengikut nabi Isa ini dijanjikan sesuatu yang indah oleh Allah

“Ketika Allah mewahyukan kepada Isa : “wahai Isa sesungguhnya aku mewafatkan kamu dan mengangkatmu padaku, dan mensucikan kamu dari orang-orang kafir, dan Aku menjadikan orang-orang yang mengikutimu memiliki superioritas atas orang-orang kafir hingga hari kiamat. Kemudian pada Aku lah kalian semua dikembalikan dan aku akan membuat pengadilan diantara kalian tentang apa-apa yang kalian perselisihkan”
(Ali Imran : 55)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s